Kebaktian

Bagi orang Kristen Kerasulan Baru, kebaktian memiliki arti yang istimewa. Sebagai bagiankepenuhan dari kehidupan Kristen, setiap kebaktian menawarkan sebuah kesempatan untuk persekutuan dengan Allah dan dengan saudara-saudari sekepercayaan. Mereka yang menghadiri kebaktian menemukan kedamaian dan ketenangan yang diperlukan untuk mendengarkan firman Allah. Di sinilah mereka menerima damai sejahtera ilahi, mendapatkan kemurahan dan pengampunan dosa, dan mengalami kasih Allah.

Suasana kebaktian agung

Suasana kebaktian agung

Kebaktian di dalam Gereja Kerasulan Baru selalu dimulai dengan doa. Para pemangku jawatan yang melayani pada mezbah tidak bergantung pada khotbah yang telah disiapkan: tidak ada naskah, dan tidak ada yang harus dibacakan kepada sidang jemaat. Sebagai persiapan untuk semua kebaktian, hanya ada surat singkat, yang disebut “Tuntunan untuk Kebaktian” yang diterbitkan oleh administrasi gereja, yang berisi nas-nas yang dikutip dari Kitab Suci yang disertai dengan beberapa pikiran tambahan – pemangku jawatan yang bertugas untuk melaksanakan kebaktian mengandalkan diri pada kuasa Roh Kudus yang akan membangkitkan kata-kata yang akan dikatakan. Di dalam Alkitab kita baca bahwa Tuhan Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,

“Katakanlah apa yang dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga, sebab bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Kudus.”

Para imam di Gereja Kerasulan Baru masih mengandalkan diri pada firman-lama ini sampai sekarang.

Kebaktian-kebaktian adalah percakapan

Suatu kebaktian membawa kekuatan rohani yang baru, kesukaan dan menggambarkan masa depan anak-anak Allah: keselamatan kekal, kelepasan kekal, penghiburan dan keamanan dengan Allah. Kebaktian-kebaktian adalah percakapan; Allah sang Bapa, berbicara dengan kita dan kita berbicara dengan-Nya. Persekutuan mesra ini menawarkan penghiburan dan harapan, khususnya pada hari-hari yang tidak sesuai dengan yang kita bayangkan. Bersamaan dengan itu, dengan mendengarkan firman yang dikatakan dari mezbah, seseorang mengenali diri dan perbuatannya dan menyadari bahwa dirinya membutuhkan keselamatan. Jika ia dapat menyadari akan kebutuhan ini, ia dapat merayakan Perjamuan Kudus dalam kepercayaan.

Suasana kebaktian agung

Suasana kebaktian agung

Kebaktian-kebaktian adalah Tawaran kemurahan Allah

Kebaktian dapat juga dipahami sebagai suatu tawaran kemurahan. Umat Kristen Kerasulan merayakan Perjamuan Kudus dalam setiap kebaktian. Mereka mengakui dosa-dosa mereka di hadirat Allah dan dengan demikian dapat menerima pengampunan di dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Mereka juga mengampuni sesama mereka, dan membuka pengertian mereka untuk kebaikan-kebaikan dan berkat-berkat ilahi.

Kebaktian-kebaktian kami terbuka untuk semua orang yang berkeinginan. Siapa pun dapat datang dan melihat sendiri, betapa menyenangkannya dan betapa menakjubkannya ketenangan dan kedamaian jiwa dapat dialami pada masa sekarang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: