MENCARI ALLAH

Sejak kita mulai menghirup udara  atau sejak kita tiba di dunia ini, kita belum tahu bahkan tidak tahu untuk apa kita di lahirkan. Pertanyaan yang semacam ini belum pernah ada dan belum pernah terdengar. Kalaupun pertanyaan itu ada, itu ada dalam diri kita masing masing, dan itu pun lebih kepada kehidupan secara Jasmaniah sebetulnya untuk apakah kita datang dan di lahirkan ke Dunia ini .mungkin agak lucu bahkan konyol terdengarnya, tapi realitanya belum pernah ada yang ,membahas masalah ini. Jika kita telaah lebih jauh bisa kita pahami secara Relgi bahwa kita lahir di dunia ini untuk :

1. Pencarian Pertobatan

2. Penggenapan Firman Tuhan

3. Pemberitaan Kabar Kesukaan

  1. Pencarian Pertobatan

Semenjak manusia itu di ciptakan adalah kesempurnaan , Kedamaian, Kebahagiaan yang Allah berikan kepada Manusia sebagai ciptaanNya. Hal ini bisa kita lihat dalam sejarah di Ciptakannya ADAM dan Kemudian HAWA. Hidup dalam keadaan Kedamaian itu dalam Taman Firdaus/Eden. Akan tetapi karena kelalian dan kelemahan dari Daging maka tergodalah mereka untuk Menyamai Allah dengan melanggar LaranganNya.

Nah semenjak itulah manusia Di Usir dari ” Kemerdekaan” yg di ciptakaan Allah. Dan di Buang Ke Bumi dengan maksud Untuk ” Mencari Pertobatan” untuk menebus kesalahan yg di lakukan Manusia kepada PenciptaNya.semenjak itulah ketidak amanan,ketidak nyamanan merupakan pendamping mereka, Maka selama perjalanannya mencari pertobatannya itu  simanusia ini perlu makan dan perlu minum, dan Allah tidak lagi menyediakan seperti yang di lakukanNya di Taman Eden melainkan si manusia harus berjerih payah dengan Keringatnya Untuk Mendapatkan Makanannya.

Dan sampai kapankah Manusia ini Mencari Pertobatannya, petualangan itu di awali dari ADAM dan hawa, Abraham , Musa, Daud  dst sampai menemukan Sang Penyelamat yang akan Membebaskan Mereka ( Manusia ) dari Segala dosa- dosanya.karena petunjuk ilahi berkenaan dengan DIA yang akan menghancurkan kepala si ular merupakan masa depan yang penuh pengharapan akan kelepasan dari kebinasaan, dosa dan kematian. Siapakah Sang Penyelamat itu..? dialah ”Yesus, sang Mesias, sang Imam madhi, dialah Isa Putra Mariam” maka berbahagialah Kita karena kita Telah menemukan Sang Juru selamat itu di lahirkan di masa- masa Penantian  Hari Akhir dan berbahagialah kita karena kita mengenal Sang Mesias itu sebelum kita Manutup Mata untuk selamanya.

2. Penggenapan Firman Tuhan

Di dalam Petualangannya Adam dan Hawa pun Ber Anak dan Bercucu, lalu anaknya pun Beranakdan bercucu, dan cucunyapun Beranak dan Bercucu  dst tapi Pencarian itu pun belum selesai. Maka sampailah pencarian itu ke Ibrahim/Abraham. Maka kepada Abraham berfirmanlah Allah ” Maka Keturunan Abraham Akan banyak Seperti halnya Binatang di langit dan pasir di Lautan” karena dengan firman itulah kita ada dan karena firman itulah kita di lahitrkan karena kita inilah generasi generasi dari Pendahulu kita ini, tapi pencariak kita tidak lagi kepada pencarian sebuah pertobatan, karena di generasi kita sekarang sudah dalam Jaminan Keselamatan yang pasti. Dan sekarang kita tinggal menunggu dan mengusahakan agar kita betul betul kebagian Keselamatan itu.karena hanya pada Yesus sang mesias lah Keselamatan itu di jaminkan. Maka kita harus bisa terus selaras untuk pengikutan kita.

3. Pemberitaan Kabar Kesukaan

Kita sebagai generasi dari pada pendahulu/ leluhur kita maka sebagaimana halnya Sejarah, harus di sosilalisasikan kepada generasi berikutnya setelah kita. Hal ini pula yang seharusnya terjadi dalam Kepercayaan kita di dalam kita mencari dan menanti penggenapan Janji Allah. Karena untuk pekerjaan kerampungan  Allah tidak hanya mengutus para Hambanya yg bekerja dalam sidang sidang jemaat saja,  tetapi semua Anak Allah termasuk kita. Satu tugas untu kita  adalah memberitakan Rencana Keselamatan Allah kepada sesama manusia. Lalu dengan bagai manakah kita melakukan itu semua :

  1. Kesediaan untuk berkorban
  2. Cara hidup yang menjadi teladan
  3. Citra Kristus dalam diri kita
  4. Kesaksian akan kepercayaan
  1. a. Kesediaan untuk berkurban

Pengorbanan untuk Allah adalah bukan sesuatu yang sia sia melainkan sebaliknya kita akan mendapatkan seseuatu yang lebih besar dari pada apa yang kita korbankan kepada Allah. Baik itu Waktu, Materi ataupun segala sesuatu yang kita korbankan kepada Allah. Bahkan jika kita nilai dari sisi manusia Sangatlah berat pengorbanan kita kepada Allah. Sebagai contoh cerita seorang kaya yang sudah melakukan segala hukum Allah dan melakukan kehendak Allah lalu ia bertanya Apakah yg kurang ya Allah.” Juallah segala Harta Milikmu dan bagikanlah kepada orang miskin. Maka si orang kaya itupun sangat keberatan dan apa yang terjadi. Segala sesuatu yang ia lakukan kepada Allah menjadi percuma, karena lebih berat untuk melepaskan harta bendanya. Pada hal tdk cuman itu untuk dapat mengikut dan menadpatkan Kerajaan surga. Ada Firman Allah ” Jika engkau tdk dapat meninggalkan ayah mu, ibumu dan saudaramu sekalikali engkau tdk akan bisa menjadi Murid ku.” Firman ini menunjukan bahwa kita harus bisa melepaskan segala sesuatu yang dari dunia ini untuk pengikutan kita. Bahkan Bapak/ibu atau saudara saudari kita pun jika itu menjadi batu sandungan di dalam pengikutan kita kita tdk bisa mengikut dan menjadi pewaris kerajaan Allah itu. Jadi di harapkan kita harus bisa berkorban untuk mendapat Keselamatan itu.

  1. b. Cara hidup yang menjadi teladan

Kita sebagai manusia yang di ciptakan dengan Akal budi  yang juga merupakan mahluk sosial. Harus bisa bersosialisasi di tempat di mana kita tinggal.kita harus bisa menjadi contoh yang baik untuk Anak anak kita, saudara/i kita dan lingkungan kita. interaksi kita dengan lingkungan kita harus hidup   berdampingan sopan, Santun dan tuturkata yang baik sehingga kita bisa menjadi teladan sebab kita hidup bukan hanya karena. Kemanusiaan kita tapi kita juga hidup karena Roh kudus yg membimbing kita baik hidup di dalam lingkungan secara umum. Sehingga keteladanan akan mencerminkan kehidupan yang Damai.dan dapat menajdi suritoladan bagi orang banyak.

c.  Citra Kristus

Yesus sebagai Guru dan Tuahan Kita telah memberikan inspirasi untuk bisa di jadikan contoh yang kongkrit.di dalamkehidupan seorang manusia yg di pimpin oleh Rohkudus.demikian pula di harapkan kepada kita sebagai anak anak Allah bisa mencerminkan bahwa kita adalah pengikut Yesus. Dengan tingkah laku kita, perbuatankita, dan banyak hal lainnya. Kita harus bisa memberikan contoh dan mencerminkan  kehidupan seperti yang Yesus lakukan pada zamannya. Kita harus bisa menjadi Surat Kristus yang dapat di baca oleh setiap orang yang melihatnya.

d.   Kesaksian Akan Kepercayan

Banyak orang kristen kemudian menjadi Malu, menutup nutupi kalau dia adalah seorang Kristen ( Pengikut Kristus) hal ini bisa kita lihat  konsekwensi sedikit sekali yang mengerti KONSEKWENSI dari sebuah pengikutan kepada Yesus.bandingkan dengan (1 Petrus 4 : 12 – 17) janganlah heran jika nyala api siksaan yang datang kepada mu sebagai ujian,seolah olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.sebaliknya bersukacitalah sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersuka cita pada waktu IA menyatakan kemuliannya. Berbahagialah jika kamu di Nista, karena Kristus sebab roh kemuliaan yaitu roh Allah ada pada mu. Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat atau pengacau , tapi jika ia menderita oleh karena menjadi seorang Kristen maka janganlah ia malu,melainkan hendaklah ia memulaikan Allah dalam nama Kristus.di sinilah Kesaksian kita di uji dengan banyak hal.untuk itu kita di harapkan dapat bersaksi prihal kepercayaan kita dan pengajaran para rasulnya, seperti yang di katakan  di Korintus ”Sebab dukacita mu itu menurut kehendak Allah sehingga kamu tidak sedikitpun di rugikan oleh karena kami. Sebab duka cita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yg membawa keselamatan danyg tidak akan di sesalkan.

Oleh : Sepsianto

15 Responses to MENCARI ALLAH

  1. Adi Hartono says:

    Wah bagus tuh artikelnya semoga bisa menjadi berkat bagi setiap orang yg membacanya. Posting terus Artikel GBU

  2. Hamba Allah says:

    Haleluya segala puji patut kita haturkan ke hadiratNya, karena dialah yg memberikan Akal budi sehingga kita bisa berpikir dan mengenal pengajaranNya.Artikelnya luar biasa, Bagus, kenapa tdk di kirim ke keluarga kita..? jadi muatannya tdk hanya kabar kegiatan kegerejaan tapi ada artikel yg bisa di baca gitu….?!

    terimakasih Tuhan Memberkati Saudara yg menulis Artikel ini

  3. Terimakasih kepada para bloger yg bersedia mengomntari Artikelnya baik itu kritik ataupun pujian. itu semua hanya untuk berbagi pengalaman dan kesaksian dan semoga bisa menjadi berkah bagi banyak orang.dan semoga dg Blog/web bisa berkat itu bisa semakin luas dan kabar kesukaan bisa semakin luas pula di terima oleh siapapun.” Pergilah dan kabarkanlah kabar kesukaan dan jadikanlah semua bangsa murid ku dan baptislah mereka atas nama Allagh Bapa , asang putra dan Rohkudus.”

  4. HARI says:

    saya suka artikel ini…saya menanti artikel2 yang lain..thanks..GBU…

  5. endang says:

    haleluya….

  6. Terimakasih kepada Sdr Hari dan Endang jika berkenan membaca yg lebih banyak lagi artikel saya kunjungi saja blog saya di http://gkbbjn.blogspot.com

    Semoga bisa bermanfaat dan sheringnya di tunggu

    GBU

  7. Saya salut dan kagum anda bisa bersaksi dengan tulisan shg terang Kristus bisa bersinar dan orang lain bisa melihat kebenaran dan jalan kehidupan dalam Kristus.Salam dari Banjarjarmasin kalsel

  8. Terimakasih juga saya ucapkan kepada ibu Heni Salam juga dari Sidang Banjarpanepen buat Saudara saudari di Banjarmasin. GBU

  9. EDO-RAWASELANG says:

    Puji TUHAN, lajutkan dan lebih baik lagi agar mudah dicernanya, sukses

  10. Antony says:

    Sungguh suatu kebahagiaan bagi kami bisa membaca tulisan anda sehingga kami bisa terus berpaut dalam pengikutan kepada Kristus. sehingga kita bisa belajar cara pengikutan itu, cara menjadi telandan dan bisa meneladani, dan semakin mengerti untuk apa kita hidup sehingga mempunyai tujuan yg benar.

    Terimakasih banya Salam dari kami sekeluarga Dalam Kristus Yesus. Haleluya. GBU

    Antony NTB

  11. Saya menghantar pelukan hangat dan persaudaraan kepada semua saudara saya.Muestros menyertai doa untuk menjadi jambatan untuk membantu mereka yang telah mendahului kami dalam masa.Dari Uruguay: Pablo Alfonso

  12. Saya ulangi sekali lagi salam saya kepada semua adik di Indonesia dan seluruh.Adakah semua diberkati oleh Allah.Pelukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: