Merry Christmas 2012 And Happy New Years 2013

December 19, 2012
Merry Christmas 2012 & Happy New Years 2013

Merry Christmas 2012 & Happy New Years 2013


Report Kebaktian Remaja Nasional 2012

July 8, 2012

Minggu, 24 Juni 2012 acara kebaktian dipimpin oleh Rasul Distrik Urs. Hebeisen dimulai pukul 08.30 WIB dan dibuka dengan nyanyian no 208 “Kita Anak Allah Maju Ke Surga” dan sebagai dasar kebaktian digunakan firman dari Masmur 34 : 6 (sebagian) “Tujukanlah pandanganmu kepadaNya, maka mukamu akan berseri-seri”. Pelayanan dibantu oleh Uskup Widodo, ED. Susiyanto, Uskup Samuel Hendra Tansahtikno dan Rasul Samuel Hadiwidagdo.

Dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus dan Pelayanan Perjamuan Kudus untuk para jiwa yang telah ada dialam baka yang diwakili oleh Rs. Edy Isnugroho dan Rs. Samuel HW. Setelah Perjamuan Kudus selesai masih diadakan acara pentahbisan Jawatan Diaken dari 24 remaja, Kebaktian diakhiri pukul 10.40 WIB dan diikuti oleh 1.694 orang.

Acara dilanjutkan dengan tanya jawab dengan RD. Urs Hebeisen. Ditengah-tengah diskusi Rasul Edy memberikan informasi Bp. Sanreja salah satu orang tua dari remaja Sdri. Sri Setianingsih telah dipanggil pulang Kerumah Bapa. Seluruh peserta larut dalam dukacita dengan mengheningkan cipta sejenak dan RD. Urs Hebeisen menyampaikan dukacitanya langsung kepada Sdri. Sri Setianingsih. Acara selesai jam 12.30 WIB dilanjutkan makan siang yang dihibur group band dari Jawa Barat, pukul 14.05 WIB Rasul Distrik Urs Hebeisen berkenan menutup seluruh rangkaian acara Hari Remaja Nasional 2012 dengan doa.


IMAN DAN PERKEMBANGAN ZAMAN – Renungan Natal 2011

December 20, 2011

Ada kata pepatah “Jika keimanan itu ingin terus berkembang harus mengikuti keadaan dan waktu (perkembangan jaman”) itulah kira kira pepatah yg sesuai dengan keadaan saat ini.

Mengenai iman, rasanya kita semua sudah memahaminya. Memang iman bukan sekedar persoalan pemahaman, tetapi penghayatan dan Perbuatan. Sebagai umat Kristen kita beriman kepada Allah sebagaimana diungkapkan di dalam Yesus Kristus melalui Injilnya dan secara terus-menerus diaktualisasikan melalui perbuatan kita oleh bantuan Roh Kudus, lewat kegiatan kegiatan  Kegerejaan baik yg secara formal di dalam gereja (Ibadah ) maupun  kegiatan kegiatan di luar gereja yg sifatnya non formal. Namun ada satu hal yg kita terkadang lupa kepada saudara saudari kita.

Adalah suatu realitas bahwa pada masa sekarang ini banyak umat Kita Indonesia tersebar di manca Negara meninggalkan  tempat kelahirannya sanak saudaranya, untuk mengejar Ringgit, Rupe, Dollar…. Hal ini terjadi pada anggota sidang  yang ada di daerah-daerah untuk mencari penghidupan yg lebih layak bagi keluarganya. karena kehidupan di pedesaan hanya bisa menonton kemakmuran dan kemajuan Negaranya. “apakah dampak laju Inflasi bagi para petani…? Dampaknya hanyalah kenaikan harga dan biaya hidup yg semakin sulit. Lain halnya dengan para Karyawan /pegawai yg hidup di perkotaan laju inflasi justru memacu kepada kenaikan gaji/tunjangan dan fasilitas dll. Itulah hal yg melatar belakangi para buruh migran kita untuk meninggalkan negaranya. Namun ada satuhal yang terlewatkan yaitu terkadang karena obsesi dengan kehidupan duniawi, kehidupan Rohaniah kadang terlupakan. Karena  kesibukan sebagai pekerja atau mungkin juga tidak (belum) tersedianya sarana  Ibadah gereja kita.

Atas alasan satu atau lain hal kadang sulit bagi seorang anggota kita  untuk menjadi bagian dari komunitas umat lain  setempat, namun di beberapa tempat sudah ada komunitas kita mengadakan ibadah Itu pun masih terbatas di Negara-negara yang masih menjadi tetangga kita, itu pun kadang terkendala oleh keadaan dan waktu libur yang berbeda-beda.  , Lalu yang menjadi pertanyaan bagaimana yg berada jauh seperti Arab, Turki dll.  Karena perbedaan waktu libur inilah terkadang para pekerja menggunakan waktu liburnya untuk mengenal dunia maya  main main di dunia maya, chating, browsing, dll. Karena keberadaan mereka menempati negara yg lebih maju dari negara asalnya.  yg tadinya tinggal di pedesaan maka dengan demikian mereka bisa belajar dan mengenal dunia maya sebagai teman libur nya.

Bagaimana gereja menginterpretasikan program social Network ini (internet beserta dengan fasilitasnya) Jika dulu Gereja memandang Internet dengan berbagai macamnya adalaah mengarahkan kita untuk melakukan perbuatan perbuatan dosa. Untuk saat ini harus bisa merubah “Mindset” itu  menjadi sebuah Potensi karena media Internet memberi kesempatan bagi umat Indonesia untuk menjadi bagian dari Komunitas Indonesia di dunia maya, yang tidak dibatasi oleh letak geografis domisili yang bersangkutan maupun oleh perbedaan waktu. Yang dibutuhkan hanyalah akses reguler ke internet. Mengingat internet sudah tersedia di seluruh penjuru dunia, rasanya ini bukanlah suatu hal yang sulit untuk didapatkan.hal ini juga memacu kecenderungan untuk tidak menggunakan waktu libur bagi tenaga kerja kita untuk melakukan hal hal yg negatif dengan akses Internet dan sosialisasi kepada mereka akan web, blog Religi dll yg berfanfaat  bagi perkembangan, perawatan rohani mereka. Adalah hal yang sangat positif bagi para Buruh Migran, sehingga mereka terhindar dari gemerlapnya kota kota metropolitan (Diskotek, Perselingkuhan antar pekerja, pergaulan bebas dll )  di Negara lain yg jauh dari pengawasan Keluarga, Istri, Suami mereka. Disinilah peranan saudara sausari dan para blogker serta web web religi untuk menetralisir halhal yg negative. Sehingga bukan hanya umat kristiani yg mungkin membacanya. Sehingga kita dapat senantiasa menjadi SURAT KRISTUS yang dapat di baca oleh setiap orang yang membacanya. Dan menjadi Garam dan Terang dunia. Karena jika  garam itu menjadi Tawar dengan apakah kita mengasinkannya..?

Semoga bisa menjadi berkat bagi banyak orang Tuhan memberkati kita sekalian

Oleh : Sepsianto


SUSTAINABLE GROWTH OF FAITH

April 28, 2011

Sustainable (Berkelanjutan ) itulah pertanyaan besar yang menjadi tantangan kita kedepan dalam pertumbuhan sidang jemaat pada umumnya, dan perkembangan keimanan pada khususnya.kenapa demikian….? Pertanyaan ini muncul di beberapa sidang yang berada di daerah, atau mungkin pedalaman…! hal ini di karenakan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi kehidupan jasmani yg berimbas pada kehidupan kerohaniannya. Halini juga berkaitan dengan Program 1/ Mil yang di galakan Beberapa tahun yang sudah lewat. Jika program 1/mil adalah program yg sangat bagus dalam pertumbuhan suatu sidang jemaat. Bisa kita bayangkan jika 1/mil ada sidang. Berapa banyak anak anak allah yang ada di muka bumi ini. Akan tetapi bisa kita lihat perkembangan yg berkembang cepat justru di Perkotaan, sedangkan di daerah daerah. Justru perkembangan bisa di katakan tidak ada peningkatan. Hal ini karena mereka ber migrasi ke perkotaan. Sedangkan di sidang perkotaan kewalahan menampung Anak anak Allah sebagai dampak Urbanisasi.

Padahal Anak-anak dalam satu sidang jemaat atau bahkan dalam satu Distrik kita dapati banyak sekali anak-anak secara khasat mata, nah mereka mereka inilah yang akan membawa misi keberlanjutan itu. Karena merupakan generasi penerus dalam pertumbuhan sebuah sidang ( Distrik itu sendiri ) akan tetapi apa jadinya jika dalam satu sidang jemaat di daerah yang ada tinggal Anak anak dan Nenek/Kakek kakek. Karena pada saat anak anak itu tumbuh menjadi remaja dan telah menyelesaikan Study di tingkat SMP/SMA anak anak ini akan bermigrasi ke perkotaan dangan berbagai alasan, baik itu mencari pekerjaan, melanjutkan Study dan lain lainnya. Lalu bagaimana solusinya…? Hal inilah yg patut kita cermati bersama, dan menjadi tuga semua anak-anak Allah.

Hanya satu kata yg kita semua ingin dengar dalam kehidupan kepercayaan kerohanian kita adalah KEBERLANJUTAN,( Sustainable ) dalam arti kata Generasi-generasi penerus Anak-anak, remaja akan menggantikan yg tua tua yang akan meninggalkan jasadnya di bumi ini. Kenapa keberlanjutan yg di usung dalam tema ini, karena kepercayaan bisa saja mandeg, berhenti tidak , bertumbuh , tidak berkembang atau tidak terpelihara dengan baik,( Sebagai Contoh dalam Satu Keluarga Kerasulan dg 5 Anak akan tetapi hanya 2 anak yg bisa tetep mengikut Yesus dan sisanya meninggalkan Kristus ) itu namanya tidak Sustainable,dan di situlah kepercayanan menjadi Mandeg tidak ada kelanjutannya.hal ini banyak sekali di alami di Daerah daerah di Indonesia, di dalam kehidupan kerohanian sebetulnya di berikan talenta masing masing sesuai dengan ukuran dan kemampun kita. Akan tetapi Allah berkeinginan agar seberapa pun talenta yg kita miliki jika itu di kembangkan dan menjadi tumbuh, berkembang bertambah, sehingga bisa di sebut Berkelanjutan. ( Sustainable ) Baik itu di dalam diri kita sendiri atau dalam satu sidang jemaat bahkan bisa lebih luas lagi.karena dalam kehidupan Tak ada satu perbuatan pun yang tak memiliki imbalan (konsekwensi) itu hukum dunia, tak ada yang tak ingat masa lalu, tak ada yg tak punya masa depan, tak ada yang hanya dapat menggenggam masa kini. Tak ada yang tak punya hak, tak ada yang tak memiliki kewajiban apapun, hanya ada kebutuhan dan keinginan itulah cara meraih Kehidupan, itulah cita-cita. Dan itulah Manusia. karena, daging telah menyelimuti kulit dan darah mengalir membakar Nafsu, Amarah, Iri dengki, egois,kesombongan, Congkak, Itulah Manusia. dan kesadaran harus tumbuh dalam diri manusia, yaitu menyadari bahwa selama manusia mendiami tubuh maka dia masih jauh dari Tuhan.

Seperti dongeng di negri ini yang sedang belajar BERDEMOKRASI tetapi Pluralisme menjadi pudar, budaya ketimuran mulai luntur, tatakrama mulai tak jelas, kebebasan beragama mulai terusik, pendirian tempat ibadah makin sulit , Sopan santun menjadi nomer ke sekain, Kerukunan mulai renggang, semua kasus mulai terangkat, yg Baik merasa punya hak, yg jahat pun merasa punya hak, semua berkomentar, semua menghakimi, merasa paling benar dan yg lainnya salah. dan Aliran Alairan Radikal mulai mengembangkan sayap karena juga merasa punya hak .itu semua terjadi karena RASA TAKUT, KECURIGAAN, KEHAWATIRAN dan lain lain dan lain lain dan lain lainnya…? itulah MANUSIA…!” tapi ketahuilah wahai NEGRI ku BAIK dan BURUK, SALAH dan BENAR Itu adalah ukuran MANUSIA, tetapi ukuran TUHAN “Baru Berprasangka Buruk saja Sudah BERDOSA” Jadi Manusia manakah yg Akan memiliki SURGAnya…? Taukah kalaian wahai manusia siapa di antara kalian yg akan Mendiami Surga jika di antara kalian merasa paling benar….? Paling Baik…

Saudara dan Saudari yang kekasih akan tetapi kemurahan datangnya dari DIA yang telah terlahir untuk kita semua untuk membebaskan dari Cengkeraman Si Ular dan meremukan kepalanya.dan kita di bebaskan dari semuanya itu. Maka dengan datangnya Dia kita jadi bisa memiliki Kasih, baik Kasih kita kepada Tuhan Allah Bapak kita atupun Kasih terhadap Sesama Manusia, dan itu di wujudkan dan di tuangkan dalam HUKUM KASIH yag Ia Ajarkan kepada Umat Manusia, untuk dapat memiliki kasih sayang, kelemah lembutan dan dari segala macam sifat sifat kedagingan (MANUSIA) dan menumbuhkan Rasa Peduli dalam sanubari Manusia, sehingga Manusia di sebut Sebagai Mahluk Tuhan, Mahluk Sosial, yg merupakan Mahluk yg paling sempurna dari pada Mahluk mahluk ciptaan Allah yg lainnnya, karena di karuniai Akal budi dan Rasa Kepedulian terhadap sesamanya.

Rasa peduli adalah ibarat batu bata untuk bangunan yang bernama KASIH. Tanpa adanya kepedulian tidakmungkin tedapat rasa kasih pada seseorang. Apa yang di maksud dengan kepedulian ..? kepedulian adalah kesanggupan untuk peka terhadap kebutuhan orang lain serta menempatkan diri dalam keadaan orang lain ( Empati ) dan peduli adalah soal bagai mana kita memperlakukan sesama kita.

Menunjukan kepedulaian, bersikap baik hati, mau berbagi, menolong dan memberi adalah cara cara kita untuk menunjukan bahwa kita peduli. Peka yang di bicarakan di sini bukan berarti sikap orang yang perhatiannya tertuju ke dalam, kepada dirinya ( Self-centered ) sehingga mudah tersinggung perasananya , melainkan sifat orang yang perhatiannya tertuju keluar, kepada orang lain yang mudah merasa iba kepada orang lain ( extra-centered sensitivity ) kepekaan dan kepedulian membuat orang melihat keluar dari dirinya dan menempatkan dirinya di dalam orang tersebut atau menyelami perasaan dan kebutuhan orang lain, lalu menanggapi dan melakukan perbuatan yang di perlukan untuk orang lain dan dunia di sekelilingnya

Kepekaan dan kebijaksanaan ini yg semakin di lupakan oleh sebagian Manusia Pada umumnya dan ini pun terkadang bisa kita lihat dalam lingkungan kita sendiri ( Sidang Jemaat ) Kepedulian, kepekaan terhadap saudara sudari kita kadang terabaikan, terlupakan oleh kesibukan dan aktifitas yg lebih kepada kepentingan diri sendiri, atau bahkan karena Status social atau bahkan latar belakang pendidikan yg kita miliki sehingga kita merasa “lebih” dari pada orang lain. Hal inilah yg patut kita waspadai karena Allah Bapa Surgawi Telah menujukan jalan Terang Bahkan Keselamatan untuk Kita Raih di masa masa penantian ini, jadi kita patut terus berusaha untuk patut karena Bapa surgawi akan menjemput mereka mereka yg sedang berusaha untuk meraih Kepatutan . sebab tidak ada satu manusiapun yg bisa melakukan hal yg sempurna, Karena manusia itu Berdarah dan berdaging, Irihati, Dengki, Serta SOMBONG, tapi ingat ada satu manusia yg bisa menang melawan kedagingan itu, dan dia bisa Manungaling Ka…wulo Gusti, dialah yg jadi panutan kita semua YESUS Dia Mengobati orang yg sakit, dia datang nanti bukan menjemput manusia yg sempurna, tapi Manusia yg sedang mencari kesempurnaan yg akan di jemput sebagi pangantin.

Kiriman Artikel Dari : Sepsianto


NAC youth asia 2011

January 6, 2011


Asian Youth Day 2011 adalah Hari Remaja se-Asia yang diselenggarakan oleh Gereja Kerasulan Baru Asia Tenggara (New Apostolic Church South East Asia) yang akan dilaksanakan pada:

Hari        : Jumat – Minggu
Tanggal  : 1 – 3 April 2011
Tempat  : Bumi Perkemahan Pramuka (BUPERTA) Cibubur, Jakarta, Indonesia

Pendaftaran peserta dikoordinir oleh tiap Distrik, yang nantinya diteruskan ke Sekretariat Pusat Hari Remaja Asia 2011.

Untuk Contact Person Sekretariat Asian Youth Day 2011 Anda dapat menghubungi:
Pr. Darmono (0818 539 740)
Dk. Buntoro (0818 738 570)

Jl. TMP. Taruna 3C, Tangerang, Indonesia
Telp./Fax : +6221 551 3919
Email     : youthday.nac_asia@yahoo.com

Besar harapan kami setiap remaja Gereja Kerasulan Baru Asia Tenggara dapat ambil bagian di HARI REMAJA ASIA 2011. Sampai jumpa di Cibubur!


Selamat Natal 2010 Dan Tahun Baru 2011

December 20, 2010


MENCARI ALLAH

May 23, 2010

Sejak kita mulai menghirup udara  atau sejak kita tiba di dunia ini, kita belum tahu bahkan tidak tahu untuk apa kita di lahirkan. Pertanyaan yang semacam ini belum pernah ada dan belum pernah terdengar. Kalaupun pertanyaan itu ada, itu ada dalam diri kita masing masing, dan itu pun lebih kepada kehidupan secara Jasmaniah sebetulnya untuk apakah kita datang dan di lahirkan ke Dunia ini .mungkin agak lucu bahkan konyol terdengarnya, tapi realitanya belum pernah ada yang ,membahas masalah ini. Jika kita telaah lebih jauh bisa kita pahami secara Relgi bahwa kita lahir di dunia ini untuk :

1. Pencarian Pertobatan

2. Penggenapan Firman Tuhan

3. Pemberitaan Kabar Kesukaan

  1. Pencarian Pertobatan

Semenjak manusia itu di ciptakan adalah kesempurnaan , Kedamaian, Kebahagiaan yang Allah berikan kepada Manusia sebagai ciptaanNya. Hal ini bisa kita lihat dalam sejarah di Ciptakannya ADAM dan Kemudian HAWA. Hidup dalam keadaan Kedamaian itu dalam Taman Firdaus/Eden. Akan tetapi karena kelalian dan kelemahan dari Daging maka tergodalah mereka untuk Menyamai Allah dengan melanggar LaranganNya.

Nah semenjak itulah manusia Di Usir dari ” Kemerdekaan” yg di ciptakaan Allah. Dan di Buang Ke Bumi dengan maksud Untuk ” Mencari Pertobatan” untuk menebus kesalahan yg di lakukan Manusia kepada PenciptaNya.semenjak itulah ketidak amanan,ketidak nyamanan merupakan pendamping mereka, Maka selama perjalanannya mencari pertobatannya itu  simanusia ini perlu makan dan perlu minum, dan Allah tidak lagi menyediakan seperti yang di lakukanNya di Taman Eden melainkan si manusia harus berjerih payah dengan Keringatnya Untuk Mendapatkan Makanannya.

Dan sampai kapankah Manusia ini Mencari Pertobatannya, petualangan itu di awali dari ADAM dan hawa, Abraham , Musa, Daud  dst sampai menemukan Sang Penyelamat yang akan Membebaskan Mereka ( Manusia ) dari Segala dosa- dosanya.karena petunjuk ilahi berkenaan dengan DIA yang akan menghancurkan kepala si ular merupakan masa depan yang penuh pengharapan akan kelepasan dari kebinasaan, dosa dan kematian. Siapakah Sang Penyelamat itu..? dialah ”Yesus, sang Mesias, sang Imam madhi, dialah Isa Putra Mariam” maka berbahagialah Kita karena kita Telah menemukan Sang Juru selamat itu di lahirkan di masa- masa Penantian  Hari Akhir dan berbahagialah kita karena kita mengenal Sang Mesias itu sebelum kita Manutup Mata untuk selamanya.

2. Penggenapan Firman Tuhan

Di dalam Petualangannya Adam dan Hawa pun Ber Anak dan Bercucu, lalu anaknya pun Beranakdan bercucu, dan cucunyapun Beranak dan Bercucu  dst tapi Pencarian itu pun belum selesai. Maka sampailah pencarian itu ke Ibrahim/Abraham. Maka kepada Abraham berfirmanlah Allah ” Maka Keturunan Abraham Akan banyak Seperti halnya Binatang di langit dan pasir di Lautan” karena dengan firman itulah kita ada dan karena firman itulah kita di lahitrkan karena kita inilah generasi generasi dari Pendahulu kita ini, tapi pencariak kita tidak lagi kepada pencarian sebuah pertobatan, karena di generasi kita sekarang sudah dalam Jaminan Keselamatan yang pasti. Dan sekarang kita tinggal menunggu dan mengusahakan agar kita betul betul kebagian Keselamatan itu.karena hanya pada Yesus sang mesias lah Keselamatan itu di jaminkan. Maka kita harus bisa terus selaras untuk pengikutan kita.

3. Pemberitaan Kabar Kesukaan

Kita sebagai generasi dari pada pendahulu/ leluhur kita maka sebagaimana halnya Sejarah, harus di sosilalisasikan kepada generasi berikutnya setelah kita. Hal ini pula yang seharusnya terjadi dalam Kepercayaan kita di dalam kita mencari dan menanti penggenapan Janji Allah. Karena untuk pekerjaan kerampungan  Allah tidak hanya mengutus para Hambanya yg bekerja dalam sidang sidang jemaat saja,  tetapi semua Anak Allah termasuk kita. Satu tugas untu kita  adalah memberitakan Rencana Keselamatan Allah kepada sesama manusia. Lalu dengan bagai manakah kita melakukan itu semua :

  1. Kesediaan untuk berkorban
  2. Cara hidup yang menjadi teladan
  3. Citra Kristus dalam diri kita
  4. Kesaksian akan kepercayaan
  1. a. Kesediaan untuk berkurban

Pengorbanan untuk Allah adalah bukan sesuatu yang sia sia melainkan sebaliknya kita akan mendapatkan seseuatu yang lebih besar dari pada apa yang kita korbankan kepada Allah. Baik itu Waktu, Materi ataupun segala sesuatu yang kita korbankan kepada Allah. Bahkan jika kita nilai dari sisi manusia Sangatlah berat pengorbanan kita kepada Allah. Sebagai contoh cerita seorang kaya yang sudah melakukan segala hukum Allah dan melakukan kehendak Allah lalu ia bertanya Apakah yg kurang ya Allah.” Juallah segala Harta Milikmu dan bagikanlah kepada orang miskin. Maka si orang kaya itupun sangat keberatan dan apa yang terjadi. Segala sesuatu yang ia lakukan kepada Allah menjadi percuma, karena lebih berat untuk melepaskan harta bendanya. Pada hal tdk cuman itu untuk dapat mengikut dan menadpatkan Kerajaan surga. Ada Firman Allah ” Jika engkau tdk dapat meninggalkan ayah mu, ibumu dan saudaramu sekalikali engkau tdk akan bisa menjadi Murid ku.” Firman ini menunjukan bahwa kita harus bisa melepaskan segala sesuatu yang dari dunia ini untuk pengikutan kita. Bahkan Bapak/ibu atau saudara saudari kita pun jika itu menjadi batu sandungan di dalam pengikutan kita kita tdk bisa mengikut dan menjadi pewaris kerajaan Allah itu. Jadi di harapkan kita harus bisa berkorban untuk mendapat Keselamatan itu.

  1. b. Cara hidup yang menjadi teladan

Kita sebagai manusia yang di ciptakan dengan Akal budi  yang juga merupakan mahluk sosial. Harus bisa bersosialisasi di tempat di mana kita tinggal.kita harus bisa menjadi contoh yang baik untuk Anak anak kita, saudara/i kita dan lingkungan kita. interaksi kita dengan lingkungan kita harus hidup   berdampingan sopan, Santun dan tuturkata yang baik sehingga kita bisa menjadi teladan sebab kita hidup bukan hanya karena. Kemanusiaan kita tapi kita juga hidup karena Roh kudus yg membimbing kita baik hidup di dalam lingkungan secara umum. Sehingga keteladanan akan mencerminkan kehidupan yang Damai.dan dapat menajdi suritoladan bagi orang banyak.

c.  Citra Kristus

Yesus sebagai Guru dan Tuahan Kita telah memberikan inspirasi untuk bisa di jadikan contoh yang kongkrit.di dalamkehidupan seorang manusia yg di pimpin oleh Rohkudus.demikian pula di harapkan kepada kita sebagai anak anak Allah bisa mencerminkan bahwa kita adalah pengikut Yesus. Dengan tingkah laku kita, perbuatankita, dan banyak hal lainnya. Kita harus bisa memberikan contoh dan mencerminkan  kehidupan seperti yang Yesus lakukan pada zamannya. Kita harus bisa menjadi Surat Kristus yang dapat di baca oleh setiap orang yang melihatnya.

d.   Kesaksian Akan Kepercayan

Banyak orang kristen kemudian menjadi Malu, menutup nutupi kalau dia adalah seorang Kristen ( Pengikut Kristus) hal ini bisa kita lihat  konsekwensi sedikit sekali yang mengerti KONSEKWENSI dari sebuah pengikutan kepada Yesus.bandingkan dengan (1 Petrus 4 : 12 – 17) janganlah heran jika nyala api siksaan yang datang kepada mu sebagai ujian,seolah olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.sebaliknya bersukacitalah sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersuka cita pada waktu IA menyatakan kemuliannya. Berbahagialah jika kamu di Nista, karena Kristus sebab roh kemuliaan yaitu roh Allah ada pada mu. Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat atau pengacau , tapi jika ia menderita oleh karena menjadi seorang Kristen maka janganlah ia malu,melainkan hendaklah ia memulaikan Allah dalam nama Kristus.di sinilah Kesaksian kita di uji dengan banyak hal.untuk itu kita di harapkan dapat bersaksi prihal kepercayaan kita dan pengajaran para rasulnya, seperti yang di katakan  di Korintus ”Sebab dukacita mu itu menurut kehendak Allah sehingga kamu tidak sedikitpun di rugikan oleh karena kami. Sebab duka cita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yg membawa keselamatan danyg tidak akan di sesalkan.

Oleh : Sepsianto


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.